Kawal PM-AAS, BRMP Sulsel Latih 100 ASN Enrekang
ENREKANG — Dalam upaya memperkuat pengawalan program pertanian modern, melalui Program ICARE, sebanyak 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas ASN Mendukung Metode PM-AAS. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada 5–6 Agustus ini diselenggarakan di dua lokasi, yakni Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Enrekang serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Enrekang.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Enrekang, Dr. Muhammad Ikbar Ashadi, S.P., M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) pertanian daerah untuk mengawal program strategis ini.
"Target program PM-AAS di Kabupaten Enrekang mencapai 1.093 hektar dari Luas Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 7.500 hektar. Program ini rencananya akan direalisasikan pada Musim Tanam Oktober–Maret (MT. Okmar) tahun 2026 yang tersebar di tujuh kecamatan potensial, yaitu Kecamatan Maiwa, Enrekang, Cendana, Baraka, Curio, Malua, dan Bungi," ungkap Dr. Muhammad Ikbar.
Beliau juga menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan ini mengingat metode PM-AAS merupakan hal baru bagi para penyuluh pertanian yang menjadi garda terdepan Kementerian Pertanian di daerah.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali materi teknis dan terapan oleh dua narasumber. Narasumber dari Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang membawakan materi "Teknologi Budidaya Tanaman Padi pada Metode PM-AAS", yang menekankan pada manajemen budidaya tanaman presisi. Sementara itu, narasumber dari PT. Araindo Smart Tani memaparkan "Teknologi Penggunaan Drone pada Budidaya Tanaman Padi Metode PM-AAS", yang mengenalkan pemanfaatan teknologi nirawak untuk efisiensi dan modernisasi operasional pertanian.
Melalui pelatihan ini, para ASN di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh serta menjadi pendamping andal bagi petani dalam menyukseskan program PM-AAS di wilayahnya.
(RK)