Dukung Penguatan Bisnis Koperasi, Tim ICARE Sulsel Gelar FGD Hasil Asesmen DLA dan VCA
Dalam rangka memperkuat tata kelola dan pengembangan bisnis koperasi penerima hibah Matching Grants (MG), Tim Integrated Corporation of Agricultural Research (iCARE) Sulawesi Selatan bersama Konsultan Agribisnis melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) hasil asesmen Development Level Assessment (DLA) dan Value Chain Assessment (VCA), bertempat di Kantor Desa Bolaromang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi penerima hibah MG, yakni Koperasi Bawakaraeng Sukses Bersama, Koperasi Tonasa Sukses Mandiri, dan Koperasi Bolaromang Sejahtera Bersama.
Turut hadir PIU iCARE Sulsel, penyuluh desa, site manager, serta fasilitator kegiatan iCARE Sulsel.
FGD ini dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan persiapan penyaluran dana hibah Matching Grants (MG) Program iCARE Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Kegiatan difokuskan pada pembahasan hasil asesmen DLA dan VCA untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi serta tingkat perkembangan koperasi, baik dari aspek organisasi, tata kelola maupun usaha.
Melalui asesmen DLA, kondisi dan kapasitas kelembagaan koperasi dapat dipetakan, termasuk berbagai aspek yang perlu diperkuat dalam mendukung keberlanjutan usaha.
Sementara itu, asesmen VCA dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi rantai nilai usaha koperasi, mulai dari aktivitas utama, potensi pengembangan, hingga berbagai isu dan tantangan yang dihadapi dalam membangun rantai nilai yang lebih efektif dan memiliki daya saing. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penting bagi koperasi untuk melakukan diagnosis terhadap kondisi bisnis dan tata kelolanya.
Dengan demikian, berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan dapat diidentifikasi secara lebih terarah dan dirumuskan alternatif penyelesaiannya sesuai dengan potensi serta kebutuhan masing-masing koperasi.
Sesi diskusi dipimpin oleh Konsultan Agribisnis selaku PIC, Ilham Nasai, dengan fokus pembahasan pada upaya membangun rantai nilai yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha serta perekonomian di wilayah kerja ketiga koperasi penerima hibah MG.
Selain pelaksanaan FGD, Tim iCARE Sulsel bersama Konsultan Agribisnis juga melakukan kunjungan lapangan ke lokasi usaha koperasi, di antaranya lokasi penggemukan sapi dan lahan pertanaman kentang yang berada di wilayah ketiga koperasi.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi usaha, potensi pengembangan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam penguatan rantai nilai komoditas.
(WH/AFS)