BRMP Sulsel Dorong Petani Milenial Terapkan Smart Farming di Kawasan Malino
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi menyelenggarakan bimbingan teknis bertajuk “Pengarusutamaan Penggunaan Teknologi Digital dalam Mengatasi Hambatan Rantai Nilai di Bidang Pertanian” pada tanggal 20–21 Mei 2026 di Malino, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini merupakan bagian dari mandat Program ICARE sebagai kelanjutan pengembangan kawasan hortikultura, khususnya komoditas kentang dan sapi potong di kawasan Malino.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut dibuka langsung oleh Kepala BRMP Sulsel Dr. Zainal Abidin, S.P., M.P. dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan Program ICARE diharapkan mampu menghadirkan terobosan baru untuk menarik minat generasi milenial agar kembali terlibat dalam pembangunan pertanian modern. Menurutnya saat ini generasi muda cenderung mulai meninggalkan sektor pertanian, sehingga diperlukan pendekatan modern yang mampu menarik minat mereka kembali.
Peserta kegiatan terdiri dari anggota koperasi dan petani milenial Kabupaten Gowa yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan teknologi digital, meningkatkan efisiensi usaha tani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong keterlibatan petani milenial dalam pembangunan pertanian.
Dalam pelaksanaannya, BRMP Sulsel menghadirkan tiga narasumber yang membawakan materi sesuai bidang keahlian masing-masing. Materi Smart Farming dibawakan oleh Zubair Usman, S.STP., M.Si kepala dinas tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Gowa yang menjelaskan penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Materi kedua yaitu Tata Kelola Irigasi dalam Otimalisasi Perbenihan Kentang disampaikan oleh Prof. Dr. Nat. Techn. Ir. Ahmad Munir, M.Eng yang memaparkan strategi pengelolaan air modern serta demonstrasi alat irigasi tetes, sprinkler dan teknologi loT. Sementara materi yang ketiga Pertanian Modern Berbasis Digital dibawakan oleh Dr. Abdul Azis S., S.TP., M.Si. yang menjelaskan pentingnya petani melek teknologi melalui pemanfaatan sistem monitoring dan kontrol otomatis berbasis loT guna mendukung pertanian yang lebih modern, presisi dan berkelanjutan serta mendemostrasikan penggunaan sistem monitoring suhu, kelembaban, ketinggian, tekanan dan sistem kontrol otomatis berbasis IoT.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Dalam sesi tersebut, peserta aktif menyampaikan pertanyaan, pengalaman, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan teknologi digital di bidang pertanian. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Kepala BRMP Sulsel, para narasumber, panitia, serta seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen bersama dalam mendukung modernisasi pertanian di Sulawesi Selatan.
(QN)