• Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5
  • 0411556449 WA 081141700766
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Pengumuman
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Portal PPID
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Perjanjian Kinerja
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Publikasi
    • Galeri Media
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Warta
    • Leaflet / Brosur
    • jurnal
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
266 dilihat       17 April 2026

BRMP Sulawesi Selatan Dorong Modernisasi Pertanian Di Kabupaten Soppeng Lewat Program PM-AAS

Soppeng (14-15/04/26). Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Soppeng.

Program tersebut akan dilaksanakan pada dua lokasi strategis, yakni seluas 100 hektare di Kecamatan Liliriaja, tepatnya Kelurahan Apanang, serta 20 hektare di Kecamatan Marioriawa. Untuk lokasi Apanang sendiri terbagi pada dua kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Manturu2e seluas 50 hektare dan Kelompok Tani Addiange seluas 50 hektare. Kawasan ini berada dalam hamparan sawah Desa Apanang yang memiliki luas sekitar 922 hektare.

Tim BRMP Sulawesi Selatan yang turun langsung kelapangan untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng dan Katimker Penyuluh Kabupaten Soopeng, Sangat memberikan respon dan dukungan yang positif atas penempatan dan pelaksanaan kegiatan PM-AAS di wilayahnya. Selanjutnya dilanjutkan mengidentifikasi CPCL dan koordinasi dengan koordinator BPP setempat, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan melibatkan seluruh penyuluh pertanian diwilayah Kecematan Liliriaja, sebagai bentuk sarana pembelajaran bersama sekaligus mendorong keberhasilan program modernisasi pertanian di daerah.

Saat ini produktivitas lahan di lokasi kegiatan masih berada pada kisaran 5 hingga 6 ton per hektare dengan varietas yang umum ditanam petani seperti Mekongga dan Inpari. Kondisi irigasi di wilayah tersebut tergolong Teknis, namun lahan dinilai cukup potensial karena relatif aman dari ancaman kekeringan serta berada dalam satu hamparan yang rata.

Untuk mendukung percepatan tanam, pemerintah meminta agar segera disiapkan CPCL (Calon Petani Calon Lahan) serta kebutuhan sarana produksi seperti benih, pupuk, dan alat tanam benih Langsung (ATABELA.)

Adapun jadwal tanam direncanakan berlangsung pada minggu keempat April hingga minggu pertama Mei 2026 Kelompok Tani Manturu2e dijadwalkan mulai tanam pada 25 April 2026 sedangkan Kelompok Tani Addiange pada awal Mei 2026.

Dalam kegiatan ini akan rencananya akan digunakan beberapa varietas unggul, antara lain Inpari 42 seluas 50 hektare, Inpari 50 seluas 10 hektare, Hipa 20 seluas 20 hektare, Gemah seluas 10 hektare, serta Inpari 47 seluas 10 hektare.

Metode tanam yang diterapkan menggunakan sistem Tabela (tanam benih langsung) dengan jarak tanam 25 cm serta pola legowo 40 cm antar kelompok baris guna meningkatkan populasi tanaman dan mempermudah pemeliharaan.

Dengan hadirnya program PM-AAS, Kabupaten Soppeng diharapkan menjadi salah satu contoh sukses penerapan pertanian modern di Sulawesi Selatan, sekaligus meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

(Halid dan Bas)

 

 

 

 

 

Prev Next

- BRMP Sulsel


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Perkuat Tata Kelola Lembaga Tani, BRMP Sulsel Gelar Monitoring & Evaluasi Bisnis Koperasi ICARE Gowa
    12 Sep 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Panen Bersama PM-AAS Bone, Capai 12,95 Ton/ha
    10 Sep 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Kunjungan Outing Class TK Dharma Wanita UNHAS Tamalanrea di BRMP Sulsel Kenalkan Dunia Pertanian
    09 Sep 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Kawal Mutu Benih Padi Spesifik Lokasi, BRMP Sulsel Terapkan Penanganan Pascapanen Sesuai SNI
    09 Sep 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    BRMP Sulsel Gelar Workshop Dalam Rangka Mendukung Pengembangan Bisnis Koperasi ICARE
    08 Sep 2026 - By BRMP Sulsel

tags

agromodern brmpsulsel

Akreditasi Sertifikasi :

Kontak

0411556449 WA 081141700766

[email protected]

Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5
Kel. Pai, Kec. Biringkanaya
Makassar - Sulawesi Selatan
Indonesia 90242

https://sulsel.brmp.pertanian.go.id

WA 081141700766

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan. All Right Reserved