UPTD Perbibitan & HMT Prov. Sulbar Lakukan Study Tiru Pengembangan Ayam KUB di IP2MP Gowa
Gowa, (18/10/26) – UPTD Perbibitan dan Hijauan Makanan Ternak (HMT) Provinsi Sulawesi Barat beserta rombongan melaksanakan kunjungan study tiru ke Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Gowa, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan berbagi pengalaman terkait pengembangan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), mulai dari teknis pemeliharaan hingga sistem pemasaran Day Old Chick (DOC) atau anak ayam umur sehari.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas teknis dalam pengembangan usaha pembibitan ayam KUB. Melalui kunjungan tersebut, rombongan UPTD Perbibitan dan HMT Provinsi Sulawesi Barat berkesempatan mempelajari secara langsung berbagai aspek pengelolaan ayam KUB yang diterapkan di IP2MP Gowa, termasuk sistem produksi bibit yang mendukung pengembangan peternakan unggas lokal.
Dalam kegiatan study tiru ini, salah satu materi yang menjadi perhatian adalah teknis pemeliharaan ayam KUB. Pembahasan meliputi pengelolaan pakan dan air minum, pemeliharaan kesehatan ternak, kebersihan kandang, serta pemantauan pertumbuhan ayam. Pengelolaan pemeliharaan yang baik merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas dan kesehatan ayam KUB, khususnya untuk mendukung keberhasilan usaha pembibitan.
Selain pemeliharaan, rombongan juga mempelajari teknis perkandangan ayam KUB, meliputi pengaturan kondisi kandang, sirkulasi udara, kebersihan lingkungan, kepadatan ternak, serta pengelolaan sanitasi dan biosekuriti. Sistem perkandangan yang sesuai dengan kebutuhan ayam diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemeliharaan yang nyaman, mengurangi risiko penyakit, dan menunjang produktivitas ternak.
Aspek berikutnya yang menjadi fokus pembelajaran adalah sistem perkawinan ayam KUB melalui inseminasi buatan (IB). Pada sesi ini, pembahasan diarahkan pada penerapan teknik inseminasi buatan sebagai salah satu metode dalam pengelolaan reproduksi ayam pembibit. Pemahaman mengenai penanganan induk dan pejantan, pengelolaan semen, serta ketepatan pelaksanaan inseminasi menjadi bagian penting dalam upaya mendukung keberhasilan fertilisasi dan menghasilkan telur tetas yang berkualitas.
Rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai teknis penetasan dan produksi DOC ayam KUB. Proses ini mencakup pengelolaan telur tetas, pemilihan telur yang memenuhi persyaratan, pengoperasian mesin tetas, pengaturan suhu dan kelembapan, serta penanganan DOC setelah menetas. Pengelolaan proses penetasan secara tepat sangat diperlukan untuk mendukung daya tetas telur dan menghasilkan DOC yang sehat serta berkualitas.
Tidak kalah penting, kegiatan study tiru ini turut membahas sistem pemasaran DOC ayam KUB. Aspek pemasaran menjadi bagian penting dalam keberlanjutan usaha pembibitan karena berkaitan dengan penyaluran hasil produksi kepada peternak dan calon pembeli. Melalui pertukaran informasi mengenai pengelolaan produksi dan pemasaran DOC, rombongan diharapkan memperoleh gambaran tentang pengembangan usaha pembibitan yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara UPTD Perbibitan dan HMT Provinsi Sulawesi Barat dengan BRMP Sulawesi Selatan, khususnya dalam pengembangan ayam KUB. Hasil pembelajaran dari IP2MP Gowa diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan pembibitan, memperkuat produksi DOC, serta mendukung pengembangan peternakan ayam lokal yang produktif dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat.
(Fahul)