Tim BRMP Sulsel Lakukan Survei Lahan untuk Implementasi Teknologi Budidaya Padi PM-AAS di Kab. Bone
Bone (14-15/04/2026). Dalam rangka mendukung swasembada pangan melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi pada budidaya padi, Tim Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan bersama dengan Dinas Pertanian melaksanakan survei lahan di Desa Biru dan dan Desa Bontopadang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone.
Survei ini difokuskan untuk menilai kelayakan lahan yang dipersiapkan sebagai lokasi penerapan sistem Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (PM-AAS). Sistem budidaya padi ini menekankan produktivitas tinggi, efisiensi yang berbasis sistim pertanian padat populasi dan teknologi mekanisasi.
Sistem PM-AAS membutuhkan beberapa parameter lahan yang spesifik, terutama untuk mendukung penanaman dengan metode Tanam Benih Langsung (Tabela) serta operasional alat dan mesin pertanian modern.
Dalam kegiatan survei lahan ini, tim memeriksa berbagai aspek krusial di lapangan, di antaranya memastikan hamparan sawah memiliki skala luasan yang cukup, minimal 100 ha dan relatif rata untuk memaksimalkan efisiensi alsintan seperti traktor roda 4 maupun combine harvester, memastikan sumber air dan kecukupan serta kontinuitas pasokan air yang dapat dikendalikan dengan baik, mengingat metode PM AAS ini menuntut penggenangan yang presisi pasca fase pertumbuhan awal.
Selain itu, tim juga mengecek akses jalan tani agar alat berat dan drone pertanian untuk pemupukan maupun penyemprotan bisa beroperasi tanpa kendala fisik.
Dari hasil pengamtan visual dan teknis di lapangan, disepakati bersama tim BRMP Sulsel, Dinas Pertanian menyatakan bahwa lahan di Desa Biru dan Bontopadang memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan sebagai kawasan PM-AAS. Petani setempat juga menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk mengikuti prosedur sistem budidaya pertanian ini.
Melalui penerapan PM-AAS ini, diharapkan dapat mendongkrak produktivitas gabah hingga di atas 8,5 - 10 ton per hektar sekaligus menekan biaya operasional budidaya padi melalui sentuhan teknologi modern yang presisi.
(AFS)