• Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5
  • 0411556449 WA 081141700766
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
    • Video BRMP Sulsel
      • Profil BRMP Sulsel
      • Layanan BRMP Sulsel
      • Bahasa Isyarat Indonesia
  • Informasi Publik
    • Pengumuman
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Portal PPID
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Perjanjian Kinerja
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Warta
    • jurnal
    • Leaflet / Brosur
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
113 dilihat       07 Mei 2026

Rangkaian Kegiatan PM-AAS di Soppeng Resmi Dimulai, Petani Siap Terapkan Pertanian Modern

Soppeng – Rangkaian kegiatan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Soppeng terus berlanjut. Pada Rabu, 6 Mei 2026, kegiatan sosialisasi dan penyampaian teknis pelaksanaan program digelar di Kelurahan Apanang, Kecamatan Liliriaja, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan, penyuluh pertanian tingkat kecamatan, kabupaten, dan provinsi, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng, Lurah Apanang, serta kelompok tani Addiange dan Mattunru-Tunrue yang menjadi lokasi pelaksanaan program.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng yang diwakili oleh Sekretaris Dinas ibu Alia Warjuni, S.TP., M.Si.. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa program PM-AAS sebelumnya telah dilaksanakan di kabupaten soppeng dan memberikan hasil yang menggembirakan, sehingga diharapkan pelaksanaan tahun ini dapat lebih optimal.

Lokasi kegiatan seluas 100 hektare yang melibatkan 163 petani ini dipilih berdasarkan hasil survei tim BBRMP Sulawesi Selatan bersama penyuluh pertanian lapangan Kabupaten Soppeng, sesuai dengan kriteria teknis yang telah ditetapkan.

“Diharapkan kegiatan PM-AAS ini mampu meningkatkan hasil produksi padi lebih tinggi dibandingkan metode konvensional yang selama ini digunakan petani,” ujar Ibu Alia Warjuni.

Pada sesi penyampaian materi, Basrum, SP., M.Si. memberikan penjelasan terkait konsep dan teknis pelaksanaan PM-AAS. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan adopsi dari sistem pertanian modern yang diterapkan di Amerika Serikat, yang mampu menghasilkan produksi padi di atas 10 ton per hektare.

“Program ini dilaksanakan di 15 provinsi di Indonesia. Khusus di Sulawesi Selatan, kegiatan dilaksanakan di empat kabupaten, yaitu Maros, Sidrap, Bone, dan Soppeng, masing-masing seluas 100 hektare,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, disampaikan beberapa komponen utama yang wajib diterapkan dalam sistem PM-AAS, antara lain penggunaan benih unggul berpotensi hasil tinggi, pemupukan berimbang, penggunaan pupuk organik, serta penerapan mekanisasi pertanian secara penuh, mulai dari pengolahan tanah hingga panen.

Metode tanam yang digunakan mengusung jarak tanam rapat dengan sistem legowo, serta memanfaatkan alat tanam modern (atabela). Selain itu, penggunaan teknologi seperti drone untuk penyemprotan juga menjadi bagian dari inovasi dalam program ini.

Dari sisi pemupukan, petani diarahkan untuk mengutamakan aplikasi pupuk NPK terlebih dahulu, kemudian disusul urea sesuai kebutuhan tanaman yang diukur menggunakan Bagan Warna Daun (BWD). Dosis yang direkomendasikan yaitu 350 kg urea dan 400 kg NPK per hektare, lebih tinggi dari dosis normal, guna mendukung peningkatan produktivitas.

Dalam sesi diskusi, petani aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari jenis bantuan yang diberikan hingga teknis pelaksanaan di lapangan. Dijelaskan bahwa bantuan pemerintah dalam program ini meliputi benih, pupuk organik (petroganik), alat tanam, serta silika. Untuk benih hibrida, sebagian telah tersedia dan petani diminta memanfaatkan benih yang ada terlebih dahulu.

Terkait penggunaan pupuk organik, ditegaskan bahwa hal tersebut bersifat wajib, mengingat kondisi tanah yang perlu diperbaiki. Hasil pengukuran menunjukkan pH tanah masih berada di bawah kondisi ideal, sehingga diperlukan pembenah tanah seperti pupuk organik dan kapur.

Sebagai penutup, seluruh pihak diharapkan dapat bekerja sama dan berkomitmen menyukseskan program ini. Kegiatan ini merupakan amanah dari pemerintah pusat yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

Rencananya, kegiatan akan dilanjutkan dengan tanam perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi, 8 Mei 2026, yang diharapkan dihadiri oleh Bupati Soppeng dan jajaran Kementerian Pertanian.

(Basrum dan Tim)

Prev Next

- BRMP Sulsel


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Mitigasi Resiko Guna Swasembada: BRMP Sulsel Perkuat Manajemen Risiko Perbenihan Padi
    07 Mei 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Penyuluh BRMP Sulsel Dampingi Petani Gowa, Tabela Padi Pola Arkansas, Seluas 2 Hektare
    06 Mei 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Tuntaskan Praktik Lapangan, Mahasiswa Ilmu Tanah dan Agribisnis Unhas Presentasikan Hasil Magang
    06 Mei 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Pupuk Dunia Langka di Tengah Krisis Geopolitik, Presiden Justru Turunkan Harga 20% untuk Petani
    05 Mei 2026 - By BRMP Sulsel

tags

agromodern brmpsulsel pmaas soppeng

Akreditasi Sertifikasi :

Kontak

0411556449 WA 081141700766

[email protected]

Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5
Kel. Pai, Kec. Biringkanaya
Makassar - Sulawesi Selatan
Indonesia 90242

https://sulsel.brmp.pertanian.go.id

WA 081141700766

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan. All Right Reserved