Tangguh di Tengah Tantangan, PM-AAS Bone Raih 10,56 Ton/Hektare
Bone ( Agustus 2026). Panen pendahuluan padi dalam kegiatan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) dilaksanakan di Desa Bontopadang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, tepatnya di hamparan Kelompok Tani Mappapoleonre Varietas inpari 42.
Sebelum panen dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan pengambilan sampel ubinan untuk mengetahui estimasi produktivitas pertanaman.
Pengambilan ubinan dan panen melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone, bersama BRMP Sulawesi Selatan, Katimker penyuluh Kabupaten Bone, Babinsa, Koordinator BPP Kecamatan Kahu, penyuluh pendamping, serta para petani.
Pada hamparan padi varietas Inpari 42 seluas 2 hektare, hasil ubinan mencapai 6,6 kg, dengan estimasi produktivitas sebesar 10,56 ton/ha. Capaian tersebut menjadi hasil yang menggembirakan bagi petani, khususnya karena pertanaman menghadapi berbagai tantangan serangan hama tikus dan kondisi kekeringan akibat cuaca ekstrem. Berkat kerja keras berbagai pihak sehingga tantangan tersebut dapat teratasi.
Produktivitas yang mampu menembus angka 10,56 ton/ha menunjukkan bahwa penerapan teknologi dan pengelolaan budidaya dalam sistem PM-AAS dapat memberikan hasil yang optimal apabila didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi BRMP Sul Sel, POPT, Dinas Pertanian, penyuluh, petani, P3A, Babinsa, serta dukungan teknologi yang diterapkan dalam pengelolaan pertanaman PM-AAS di Kabupaten Bone.
Dengan capaian ini, penerapan dan pengembangan PM-AAS diharapkan dapat terus diperluas untuk mendukung peningkatan produktivitas dan swasembada pangan berkelanjutan.
(WH, AFS)