Sosialisasi Demplot Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Kentang Industri
Bolaromang (13 Oktober 2026). Memperkuat penerapan praktik pertanian yang baik (GAP) dalam budidaya kentang industri, Tim BRMP Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi bertempat di kantor Desa Bolaromang, Kec. Tombolopao,Kab. Gowa. Sosialisasi dihadiri oleh 100 orang petani kentang dari Desa Bolaromang dan Desa Kanreapia.
Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait teknik budidaya yang lebih baik serta mengubah pola pikir agar petani lebih terbuka terhadap inovasi dan metode budidaya ramah lingkungan. Kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala BRMP Sulsel diwakili oleh penanggung jawab kegiatan (Dr. Agussalim, MP), Dalam arahannya disampaikan bahwa kebutuhan akan kentang industri semakin meningkat seiring dengan peningkatan kesejahteraan Masyarakat, olehnya itu penerapan praktik budidaya yang baik sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan komoditas kentang industri. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Gowa yang diwakili oleh Kepala Bidang Hortikultura (Anasrul Arief, S.STP).
Tim BRMP menghadirkan narasumber yang kompoten dan tema yang sesuai untuk penerapan GAP yaitu Anasrul Arief, S.TP dengan materi “Peluang dan potensi pengembangan komoditas kentang industri di kabupaten Gowa". Materi kedua membahas tentang “ Penerapan Gap dalam Budidaya kentang industri dipaparkan oleh ahli budidaya dan praktisi kentang dari Universitas Hasanudin ( Prof Baharuddin A. Patandjengi S.P., M.Si ). Materi ketiga terkait “ Pengenalan dan pengendalian hama penyakit utama pada tanaman kentang dikupas tuntas oleh POPT BPTPH DINAS TPH-BUN Provinsi Sulsel (Safaruddin S.P., M.Si.).
Kegiatan sosialisasi diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi yang semakin meningkatkan keterampilan dan keahlian petani kentang dalam menerapkan praktik pertanian yang lebih baik dan ramah lingkungan mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kentang industri di Kab. Gowa.
(AG & MTG)