Rakor Percepatan CPCL & Workshop E-Banper Kelapa: Perkuat Sinergi Pengembangan Kelapa di Sulsel
Makassar, 28 Agustus 2026 – Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Kelapa serta Workshop E-Banper Kawasan Kelapa Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 27–28 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar unit kerja serta pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pelaksanaan program pengembangan kawasan kelapa di Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya, serta jajaran terkait dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi selatan dan dinas pertanian/perkebunan kabupaten se Sulawesi Selatan.
Rapat koordinasi membahas percepatan proses CPCL kelapa, mulai dari kesiapan calon petani dan calon lokasi, validasi serta kelengkapan data, hingga berbagai langkah yang diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain rapat koordinasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan Workshop E-Banper Kawasan Kelapa Provinsi Sulawesi Selatan. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai mekanisme pengusulan dan pengelolaan bantuan pemerintah melalui sistem elektronik, sehingga proses pelaksanaan program dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan diskusi dan tanya jawab bersama para peserta. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan, kendala, dan masukan berkaitan dengan pelaksanaan program pengembangan kawasan kelapa di wilayah masing-masing.
Diskusi berlangsung secara aktif dan menjadi ruang untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat, unit pelaksana teknis, serta pihak terkait di daerah. Berbagai masukan dari peserta diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam mempercepat proses CPCL serta pelaksanaan bantuan kawasan kelapa.
Kehadiran Kepala BRMP Sulawesi Selatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas unit kerja Kementerian Pertanian, khususnya dalam mendukung program pembangunan pertanian dan perkebunan di Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan Rakor dan Workshop ini, diharapkan koordinasi antar instansi semakin solid sehingga proses penetapan CPCL dapat dilakukan secara tepat, akurat, dan sesuai sasaran. Dengan demikian, program pengembangan kawasan kelapa dapat memberikan manfaat yang optimal bagi petani serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat perkebunan di Sulawesi Selatan.
(QN)