Presiden Prabowo: Inovasi PM-AAS Naikkan Hasil Padi Jadi 12 Ton/Ha
Gorontalo, Rabu (24/6) – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri dan memimpin acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026. Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Hilirisasi dan Program Swasembada Berkelanjutan Guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045”, kegiatan ini menjadi tonggak penguatan sektor pertanian nasional.
Kehadiran Presiden Prabowo diwarnai dengan kunjungan ke Gelar Teknologi (Galtek) Kementerian Pertanian. Saat mengunjungi Galtek, Presiden didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Di area Galtek, Presiden Prabowo meninjau area Gelar Teknologi budidaya padi dengan sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS). Kunjungan ini berfokus pada showcase dan demplot inovasi teknologi budidaya padi modern serta mekanisasi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
“Hasil dari inovasi teknologi ini cukup revolusioner, dari hasil 5 ton/ha menjadi 10-12 ton/ha. Naik 100 persen produktivitas kita. Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia,” ungkap Presiden Prabowo.
Mengakhiri kunjungannya Presiden juga berharap teknologi pertanian modern tersebut dapat segera disosialisasikan dan diajarkan ke semua daerah, agar seluruh petani di Indonesia dapat meningkatkan produktivitasnya.
(JH)