Perkuat Wawasan Peternak, BRMP Sulsel Gelar Bimtek Pengembangan Hijauan Berbasis Konservasi
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan (BRMP Sulsel) menggelar Bimbingan Teknis bertemakan Pengembangan Hijauan Berbasis Konservasi untuk Pengelolaan Limbah Ternak khususnya sapi potong , (Kamis, 09 Juli). Kegiatan ini diikuti oleh peternak dari Desa Bolaromang Kabupaten Gowa sebagai upaya untuk mengedukasi bagi para peternak termasuk bagaimana cara budidaya yang benar seperti Teknik penanaman rumput unggul.Disamping itu untuk memastikan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun terutama saat musim kemarau.
Acara dibuka oleh Kepala BRMP yang diwakili oleh kepala Bagian Tata Usaha Andi Wahyudi, S.Kom. Pada kesempatan ini hadir pula Sekretaris Desa Bolaromang Muslimin, Beliau mengharapkan Program ICARE ini dapat membantu masyarakat sekitar yang ada di Desa Bolaromang mengetahui bagaimana cara teknik beternak yang baik. disamping itu perlunya arahan agar pakan ternak selalu tersedia sepanjang tahun terutama saat musim kemarau.
Selanjutnya Kepala Dinas Bapak Muh. Chaeril Aswar, S.Pt menambahkan peternak wajib merawat ternak dengan baik, karena hal ini merupakan kunci utama keberhasilan usaha peternakan. merawat ternak dengan baik bukan sekadar memberi makan, tetapi juga mencakup standar kesejahteraan hewan Animal Welfare yang membuat hewan tidak setres.
Selanjutnya moderator Sahriah, S.P memperkenalkan narasumber Safaruddin, S.Pt yang membawakan materi pada bimbingan teknis ini adalah pengembangan hijauan berbasis konservasi harus memliki strategi penyediaan pakan sapi potong yang memadukan aspek pemenuhan nutrisi ternak, bukan hanya sekedar menanam rumput melainkan mengelola lahan sedemikian rupa agar produktif secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Pemateri juga menjelaskan bahwa Pemanfaatan teknik pengolahan seperti Silase atau Hay saat produksi hijauan melimpah (musim hujan). Langkah ini mencegah kerusakan lahan akibat pengambilan pakan secara berlebihan (overgrazing) pada musim kemarau. Memanfaatkan tanaman hayati seperti Leguminosa dapat berdampak baik bagi lingkungan (Kelestarian tanah) maka dari itu strategi praktis yang dapat dimanfaatkan oleh peternak yaitu dengan menggunakan bahan lokal di daerah tersebut.
Melalui Bimtek ini, BRMP Sulsel berharap dapat memberikan wawasan kepada masyarakat sekitar tentang merubah kotoran ternak yang ramah lingkungan dan sisa pakan ternak menjadi produk yang bernilai ekonomis.
(II/ASM)