BRMP Sulsel Perkuat Sinergi Untuk Menjamin Keberhasilan PM-AAS di Kabupaten Sidrap
SIDRAP – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap memperkuat komitmennya dalam menyukseskan Program Pertanian Modern – Agriculture Advanced System (PM-AAS) melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Berkala yang digelar di Kecamatan Majelling Wattang, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap, Kepala BRMP Sulawesi Selatan, Penyuluh Pertanian, POPT, serta Kelompok Tani pelaksana Program PM-AAS. Agenda utama difokuskan pada pendampingan intensif serta solusi konkret atas kendala lapangan, khususnya ancaman hama tikus.
Menanggapi laporan petani mengenai mulai maraknya serangan hama tikus yang berpotensi menurunkan produktivitas, BRMP Sulawesi Selatan dan Pemerintah daerah sepakat mendorong langkah pengendalian terkoordinasi
Langkah strategis yang ditetapkan yakni Pemasangan jaring pelindung di areal persawahan dan Penguatan peran kelompok tani dalam pengawasan mandiri di lapangan.
Kepala Dinas Pertanian Sidrap menekankan bahwa Majelling Wattang adalah wilayah strategis dengan rata-rata hasil panen padi mencapai 8 ton per hektare. Melalui PM-AAS, target produktivitas diharapkan melonjak menjadi 10 ton per hektar. Kita ingin teknologi ini membawa hasil nyata bagi kesejahteraan petani," tegasnya.
Berbagai dukungan dalam mengawal PM-AAS antara lain : Insektisida nabati (Dinas Pertanian Kab.Sidrap); 10 unit rumah burung hantu (RUBUHA) dari Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sulawesi Selatan
Apresiasi tinggi datang dari Kepala BRMP Sulawesi Selatan Ia mengungkapkan bahwa Kolaborasi merupakan kunci utama dalam menyukseskan pertanian. Peran Penyuluh Pertanian merupakan penentu dalam mengsukseskan kegiatan pertanian di daerah seperti PM-AAS yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan menjaga ketahanan pangan.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama antara pemerintah dan petani untuk terus berupaya memperkuat sinergi untuk meningkatkan produksi pertanian.
(RK)