BRMP SULSEL Gelar Workshop Percepatan CPCL Hilirisasi perkebunan di Luwu Utara
Kamis (25/6/26), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Masamba yg berlokasi di tengah areal persawahan jalan lingkar selatan desa Laba kota Masamba menjadi tuan rumah acara workshop percepatan CPCL (Calon petani/calon lokasi) program hilirisasi perkebunan di kab luwu utara TA. 2026. Acara worksop digelar oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan (BRMP Sulsel) selaku Direktur Wilayah (Dirwil) Kementerian Pertanian provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya Pak Basrum, SP, MP yang mewakili Kepala BRMP/Dirwil Sulsel menekankan bahwa maksud pelaksanaan worksop hari ini adalah menagih komitmen bersama antara dinas pertanian/pemda Lutra dengan rekan penyuluh pertanian wilayah kerja kab lutra untuk percepatan penyelesaian kelengkapan berkas CPCL program hilirisasi perkebunan. Peserta workshop yg hadir kurang lebih 80 orang, terdiri atas 13 orang koord BPP se luwu utara, 12 orang Timker KJF, 47 PPL wilbin desa, dan 5 orang rombongan dari BRMP Sulsel, Kabid perkebunan Distan Lutra beserta 2 stafnya bersepakat untuk menyelesaikan kelengkapan administrasi CPCL program hilirisasi perkebunan di luwu utara TA. 2026 paling lambat 1 Juli 2026.
Untuk diketahui oleh publik berikut data/informasi usulan CPCL program hilirisasi perkebunan TA. 2026 yg tersebar di 13 kecamatan se kab Luwu Utara (minus Rampi & Seko): Perluasan Kakao 500 ha, Peremajaan kakao 2.500 ha, pengembangan Kopi Robusta 200 ha, dan pengembangan Kopi Arabika 250 ha.
Komitmen percepatan penyelesaian kelengkapan CPCL untuk bantuan program hilirisasi perkebunan dengan rincian luasan tersebut adalah dedikasi bersama memfasilitasi petani luwu utara penerima manfaat program. Setelah segala kelengkapan administrasi CPCL selesai, maka bibit kakao, bibit kopi robusta & arabika beserta paket bantuannya bisa segera disalurkan.
Pak Irwan Masse, Ketua tim kerja (katimker) penyuluh pertanian kab lutra menegaskan dalam acara worksop bahwasanya program apapun dari Kementan yg masuk di wilayah binaan wajib hukumnya bagi PPL untuk melakukan pendampingan & monev demi suksesnya tujuan program. Pada kesempatan yang sama Kabid perkebunan distan lutra (Pak Arifuddin, SP, MM) menyampaikan terima kasih atas support teman2 penyuluh pertanian dalam pendampingan setiap kegiatan di lapangan dan berkomitmen untuk merawat sinergi/kolaborasi harmonis demi kepentingan petani, daerah & negara.
( BS.BAN. AS )