BRMP Sulsel Gelar Workshop Percepatan CPCL Hilirisasi Perkebunan di Bantaeng
Bantaeng, Senin, 29 Juni 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan (BRMP Sulsel) menggelar Workshop Percepatan Calon Petani/Calon Lokasi (CPCL) Hilirisasi Perkebunan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dampang, Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng.
Workshop ini dihadiri oleh 52 peserta yang terdiri dari PPL, Koordinator BPP se Kabupaten Bantaeng, KJF Kabupaten Bantaeng, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Pertanian Kab Bantaeng, Tim Teknis Dinas Pertanian Kab. Bantaeng, serta Tim Pendamping BRMP Sulsel.
Narasumber pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pertanian yang diwakili oleh Kepala Bidang Perkebunan, Ibu Hj. Titik Rahmawaty, SP, MP, menekankan bahwa keberhasilan program hilirisasi perkebunan sangat ditentukan oleh ketepatan penetapan calon petani, kesesuaian dan legalitas calon lahan, kesiapan budidaya dan pendampingan penyuluh pertanian. Oleh karena itu, seluruh Penyuluh Pertanian diharapkan dapat melakukan pendampingan secara optimal kepada Kelompok Tani.
Wahyuningsih, SP, selaku KJF Provinsi mewakili Tim BRMP Sulsel, menekankan pentingnya validitas data CPCL dan kelengkapan berkas CPCL yang sesuai dengan petunjuk teknis dalam kegiatan percepatan CPCL Hilirisasi Perkebunan. Menurutnya, hal ini memerlukan koordinasi dan sinergi yang kuat antara Dinas Pertanian Kabupaten, Ketua Tim Kerja, Penyuluhan Pertanian, dan Penyuluh Pertanian pendamping sehingga proses identifikasi, verifikasi, dan validasi CPCL dapat diselesaikan tepat waktu sebagai dasar keberhasilan pelaksanaan program pengembangan kakao di Kabupaten Bantaeng.
Usulan Program Hilirisasi Perkebunan Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Bantaeng tersebar di 8 kecamatan, antara lain Kecamatan Bantaeng, Gantarangkeke, Pa’jukukang, Eremerasa, Tompobulu, Uluere, Sinoa dan Bissappu. Untuk peremajaan tanaman kakao tahap 1 seluas 1.500 Ha dan tahap 2 seluas 1.700 Ha, sedangkan peremajaan tanaman kopi tahap 1 seluas 600 Ha dan Tahap 2 seluas 320 Ha.