BRMP Sulsel gelar FGD pengelolaan lingkungan dan sosial program ICARE di Gowa
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan dan Screening Awal Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (Environmental and Social Framework) pada kegiatan Matching Grant (MG) Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) Tahun 2026, Kamis (29/10/2026), di Desa Bili-Bili, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pengurus dan anggota Koperasi Produsen Maju Sukses Berkah Bersama sebagai penerima bantuan Matching Grant Program ICARE tahun 2026 dalam mengelola usaha peternakan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), pembesaran, pembibitan, poultry shop, dan rumah pemotongan ayam secara aman dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar mengenai Kerangka Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (Environmental and Social Management Framework/ESMF) oleh PIU Sulawesi Selatan. Dalam sesi teknis, FGD menghadirkan narasumber dari perangkat daerah Kabupaten Gowa sesuai dengan bidang keahliannya. Narasumber dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa, Muhammad Sofyan, S.Pt., selaku Kepala Bidang Produksi Ternak, membahas aspek teknis pembesaran dan pembibitan ayam KUB, penerapan biosekuriti, dan kesehatan hewan. Materi ini penting untuk mendukung pengelolaan usaha peternakan yang baik, mencegah penyebaran penyakit, dan menjaga kesehatan ternak.
Dari aspek lingkungan, Drs. H. Muh. Taslim, S.Km., M.Kes., selaku Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, menyampaikan materi mengenai identifikasi potensi risiko lingkungan pada kegiatan peternakan dan usaha pendukungnya. Pembahasan mencakup pengelolaan kotoran ayam, penanganan limbah padat dan cair, pengendalian bau, pencegahan pencemaran, serta pemenuhan dokumen dan perizinan lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Drs. H. Firdaus, S.Ag., M.Si., selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, membahas aspek sosial dalam pelaksanaan kegiatan, meliputi keselamatan dan kondisi kerja, pelibatan masyarakat, pemerataan manfaat program, perlindungan kelompok rentan, potensi keluhan, serta mekanisme pengaduan. Aspek tersebut menjadi perhatian penting agar pelaksanaan program dapat memberikan manfaat secara inklusif dan memperhatikan kepentingan anggota koperasi maupun masyarakat sekitar.
Melalui diskusi dan pendampingan ini, pengurus dan anggota koperasi bersama fasilitator, penyuluh, serta pemangku kepentingan terkait didorong untuk mengidentifikasi potensi risiko lingkungan dan sosial sesuai karakteristik lokasi dan jenis usaha yang dikembangkan. Hasil identifikasi awal tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan instrumen pengelolaan lingkungan dan sosial serta menyusun langkah mitigasi yang sesuai.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Selatan memperkuat koordinasi antara pelaksana Program ICARE, pemerintah daerah, penyuluh, fasilitator, dan koperasi penerima manfaat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha peternakan ayam KUB yang produktif, aman, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat optimal bagi anggota koperasi dan masyarakat di Kabupaten Gowa.
(Irmawaty Iskandar)