Prof. Fadjry Djufry Dampingi Komisi IV DPR RI Panen Padi Bersama Di Kabupaten Maros
Maros (12/08/2025). Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Prof. Fadjry Djufry yang juga selaku penanggung jawab swasembada pangan provinsi Sul Sel melakukan kegiatan panen padi bersama dengan rombongan Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh ketua Komisi Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.
Kegiatan panen padi ini dipusatkan di lokasi Kelompok Tani Batu Malipu yang berada di area kawasan persawahan seluas 118 Ha di Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Dari hasil ubinan yang dilakukan oleh tim BPS bersama penyuluh diperoleh produktivitas rata-rata dikawasan ini sekitar 9 ton per hektar dan umumnya petani sudah menerapkan IP 300 dengan beragam varietas padi yang ditanam diataranya varietas Inpari 42, 43, 32, Mekongga dan cakrabuana.
Di sesi tudang sipulung dengan para petani, ibu titik soeharto menekankan pentingnya kolaborasi untuk mensukseskan swasembada pangan ini. "Saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong, saling mendukung dan berinovasi dalam kemajuan pertanian karena dari sawah dan ladang inilah masa depan bangsa kita bangun" ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut para petani menyampaikan berbagai keluhan dan harapan diantaranya adalah masih adanya beberapa kasus keterlambatan benih, kebutuhan traktor roda 4, Mesin Combine, sumur bor dalam/embun, pestisida kedepan agar dipertimbangkan untuk disubsidi, kemasan pupuk agar disederhanakan (dikecilkan).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto langsung tegas mengatakan "Kami sudah catat semua, mulai dari kebutuhan combine, traktor, pompa, hingga sumur dalam. Insyaallah traktor akan sampai minggu depan," ujarnya.
Titiek juga meminta Dirjen terkait untuk menindaklanjuti persoalan pupuk agar menjadi masukan bagi Pupuk Indonesia.
Kegiatan Panen padi bersama ini sebagai salah satu bentuk apresiasi dari Komisi IV DPR RI atas capaian swasembada pangan dan juga menjadi bukti nyata dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap sektor pertanian khususnya di Sul Sel.
(FZ, AFS)
klik disini untuk videonya