PENYULUH PERTANIAN SOPPENG JADI GARDA DEPAN PENERAPAN ESF DALAM PROGRAM BRIGADE PANGAN
Soppeng (9/10/25). Pelaksanaan Koordinasi pelibatan stakeholder pada program ICARE sawsembada pangan Kabupaten Soppeng bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan sinergi antar stakeholder baik dalam bentuk dukungan teknis dan sumber daya dari berbagai pihak untuk pencapaian target swasembada pangan secara berkelanjutan.
Koordinasi di Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng membahas berbagai hal yang terkait dukungan Dinas pertanian terhadap program ICARE khususnya dalam hal integrasi kebijakan dan pendampingan kepada kelompok tani dan Brigade Pangan di lokasi Optimasi Lahan (Opla), baik opla rawa maupun opla non rawa.
Dalam hal integrasi kebijakan dengan program, Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng akan berupaya menyelaraskan kebijakan dan program sehingga bisa mendukung pengembangan kawasan swasembada pangan secara terpadu sesuai kebutuhan lokal untuk mendukung peningkatan produksi padi melalui peningkatan indeks pertanaman (IP) dengan mendorong program mandiri benih untuk mensuplay kebutuhan benih petani termasuk kebutuhan benih di lokasi Opla.
Meskipun kebutuhan benih diwilayah opla sebagian mendapatkan bantuan benih langsung dari Dirjen Tanaman Pangan, namun sebagian berasal dari program mandiri benih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian kabupaten Soppeng dengan mekanisme, jika ada lokasi Opla mendapat bantuan benih dari program mandiri benih, maka lokasi opla tersebut tidak diusulkan lagi CPCLnya Ke Dirjen Tanaman Pangan.
Untuk memitigasi resiko kerusakan hutang lindung yang merupakan salah satu titik perhatian program ICARE, Dinas Pertanian telah melakukan koordinasi teknis dengan Dinas kehutanan terkait dengan adanya lahan di lokasi Opla yang berpotensi bersinggungan dengan kawasan hutang lindung.
Selain itu Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng juga memberikan dukungan dalam bentuk pendampingan kepada petani dan brigade pangan melalui penyuluh. Peran penyuluh pada program opla mulai dari identifikasi lahan opla, pengusulan CPCL dan pembentukan brigade pangan. Selain itu, penyuluh juga memberikan pendampingan kepada kelompok tani brigade dalam bentuk bimbingan teknis untuk peningkatan kapasitas.
(DAR)