KESETARAAN GENDER DAN PENGELOLAAN RISIKO ALSINTAN JADI FOKUS MONITORING ICARE DI SOPPENG
Soppeng, 28 Oktober 2025 — Tim Environmental and Social Framework (ESF) – PIU Sulawesi Selatan melakukan monitoring dan screening di tiga desa di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, pada 27–28 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) sesuai standar perlindungan lingkungan dan sosial Environmental and Social Management Framework (ESMF) Kementan.
Tim mengunjungi Brigade Pangan “Merdeka” (Desa Panincong), “Sipakainge” (Desa Tellulimpoe), dan “Bunga Tani” (Desa Manorang Salo), yang masing-masing mengelola lahan 150 - 200 hektar dan melibatkan 2–6 Kelompok Tani (Poktan). Fokus penilaian mencakup kesiapan brigade dalam memenuhi Environmental and Social Standards (ESS) 1–6 dan ESS 10, termasuk manajemen risiko lingkungan-sosial, kondisi kerja, kesehatan masyarakat, pengelolaan lahan, konservasi keanekaragaman hayati, serta keterlibatan pemangku kepentingan.
Tim menekankan pentingnya menjaga hak petani agar tidak dirugikan serta memastikan program berjalan inklusif, aman, dan berkelanjutan. Komunikasi awal telah dilakukan dengan Ketua Gapoktan, Pemerintah Desa, Dinas Pertanian, pemilik lahan, dan petani penggarap di ketiga lokasi.
Temuan menunjukkan bahwa Brigade “Bunga Tani” unggul dalam inklusivitas gender, lima perempuan menduduki posisi strategis dalam kepengurusan. Sebaliknya, “Merdeka” dan “Sipakainge” belum memenuhi ambang minimal keterwakilan perempuan sebagaimana ditetapkan dalam ESMF.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi Tim ESF, Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng, Pendamping Brigade Pangan, pengurus brigade, dan perwakilan Poktan. Hasil monitoring akan menjadi dasar penyusunan dokumen pengamanan lingkungan dan sosial sebelum pelaksanaan kegiatan fisik ICARE.
Dengan pendekatan sistematis dan berbasis risiko, Kementerian Pertanian memastikan ICARE tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat perlindungan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan distribusi manfaat, sesuai komitmen Indonesia dalam kerja sama dengan Bank Dunia.
(DAR)