BIMTEK PEMANFAATAN BAKTERI ASAM LAKTAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN BERBASIS JERAMI JAGUNG
30/10/2025 - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) kemitraan program ICARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment) di Dusun Maggotong, Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini berfokus pada tema "Pemanfaatan Bakteri Asam Laktat untuk Meningkatkan Kualitas Pakan Berbasis Jerami Jagung" dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemandirian peternak di wilayah ini.
Bertempat di depan Unit Pengolahan Pakan Silase Deda Tonasa, kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari petani, peternak, penyuluh, fasilitator ICARE, dan mitra dari Koperasi Tonasa Sukses Mandiri.
Dalam sambutan pembukaan, perwakilan Kepala Desa Tonasa, yang diwakili oleh Sekretaris Desa, menekankan pentingnya inisiatif ini bagi wilayah yang memiliki luas kurang lebih 21,25 km persegi. "Koperasi Tonasa Sukses Mandiri telah terbentuk di Desa Tonasa. Harapan saya, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan sampai selesai, tapi bisa langsung mengaplikasikannya setelah pulang nanti," ujarnya.
Kepala BPP Kanreapia, Saharia, turut menyampaikan terima kasih kepada BRMP Sulsel atas penunjukan Desa Tonasa sebagai lokasi pelatihan. Ia mendorong para peserta untuk berpartisipasi penuh dalam pengembangan pakan alternatif, "tidak hanya mengharapkan rumput untuk pakan ternak."
Penanggung Jawab Kegiatan, DR. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt, M.Si, secara resmi membuka acara dan menjelaskan posisi Koperasi Tonasa Sukses Mandiri. "Desa Tonasa mempunyai koperasi yang telah berbadan hukum, sehingga bisa mengajukan matching grant pada kegiatan ICARE. Semoga 2026 nanti, koperasi ini sudah mampu mengembangkan ternak hingga mengoolah pakan ternak dengan baik," jelasnya.
Sesi materi menghadirkan tiga pemateri ahli. Materi pertama, "Potensi Limbah Pertanian Sebagai Sumber Pakan Ternak Ruminansia", disampaikan oleh Anwar, S.P, M.P dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia bersyukur fasilitas Unit Pengolahan Silase dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.
Materi selanjutnya dibawakan oleh Fahrul Irawan, S.Pt, M.Si, Phd (Dosen Peternakan Universitas Hasanuddin) dengan fokus pada "Pemanfaatan Bakteri Asam Laktat (BAL) Untuk Pakan Berbasis Jerami Jaging". Ia mengingatkan bahwa ketersediaan pakan adalah kunci utama beternak. "Tugas ternak hanya makan saja, ruminansia itu butuh pakan hijauan atau berserat, dimana pakan harus tersedia tiap saat dan tidak boleh ada jeda," tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi Praktik Lapang Pembuatan Silase yang didampingi langsung oleh Saharia. Dalam sesi praktik, ia menekankan hal mendasar dalam proses pengawetan pakan. "Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatannya adalah mengontrol kadar air melalui pelayuan dan penambahan dedak," ujarnya.
Salah seorang peserta, Andi Haris (Petani ternak di bawah naungan Koperasi Tonasa Sukses Mandiri), menyampaikan apresiasinya. "Kami sangat berterima kasih atas diadakannya pelatihan ini, kami mampu menerima ilmu yang sangat bermanfaat ini," kata Haris. Ia juga berharap ada tindak lanjut pelatihan, "seperti penanganan kandang dengan baik dan sebagainya "
(Sumber: FZ. Editor : ASM)